Check nearby libraries
Buy this book
Impian Indonesia 2015-2085 yang dijabarkan dalam Visi Indonesia Emas 2045 adalah sebuah “impian” besar yang bukan saja menjadi “mimpi” Presiden RI ke-7, namun menjadi “impian” seluruh rakyat Indonesia menuju Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.
Buku ini merupakan pengembangan pemikiran dari makalah saya berjudul “Optimalisasi Peran Pesantren Menuju Visi Indonesia Emas 2045”, yang disampaikan pada kegiatan al-Multaqo ad-Dawliy lil Bahts ‘an-Afkar ath-Thullab wa-Dirasat Pisantrin (MU’TAMAD) 2021 di Serpong, Tangerang.
Menjadi penting bagi saya untuk mengembangkan makalah tersebut, dalam rangka merangkul seluruh elemen bangsa khususnya saudara-saudaraku sesama Santri Pesantren untuk bahu membahu mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.
Check nearby libraries
Buy this book
Subjects
Nahdlatul Ulama, Organisation, Islam, Pesantren, SantriPlaces
Indonesia, NetherlandTimes
2021| Edition | Availability |
|---|---|
|
1
SANTRI-PESANTREN INDONESIA ; Siaga Jiwa Raga Menuju Indonesia Emas 2045
2021, Zahira Media Publisher
Hardcover
in Indonesian
- First Edition
6236287732 9786236287736
|
aaaa
|
Book Details
First Sentence
"Mula ngelmi mulet patraping sarengat Mong arjaning dumadi Dadya pra manungsa Tinuduh mrih utama Utameng cipta pamuji Ilmu harus mengikuti aturan syariat Agar membawa keselamatan hidup Sehingga umat manusia Menjadi terbimbing menuju keutamaan Keutamaan dalam beribadah"
Edition Notes
The Physical Object
Edition Identifiers
Work Identifiers
Excerpts
Lir Ilir Lir Ilir Tandhure Wus Sumilir
(bangunlah bangunlah, tanaman sudah bersemi)
Tak Ijo Royo Royo Tak Sengguh Temanten Anyar
(tampak hijau segar menggoda, seperti sepasang pengantin baru)
Cah Angon Cah Angon Penekno Blimbing Kuwi
(hai anak gembala, panjatkanlah pohon blimbing itu)
Lunyu Lunyu Penekno Kanggo Mbasuh Dodot Iro
(meski licin, tetap panjatlah untuk memuaskan keinginan hati)
Dodot Iro Dodot Iro Kumitir Bedhah Ing Pinggir
(segala keinginan hati, meskipun tidak terpuaskan/kecewa)
Dondomono Jlumatono Kanggo Sebo Mengko Sore
(perbaiki dan obatilah kekecewaan, untuk kebahagiaan kelak)
Mumpung Padhang Rembulane
(selagi terang sinar bulan)
Mumpung Jembar Kalangane
(selagi ramai berkumpul)
Yo Surak O Surak Hiyo
(ayo semangat, semangatlah)
Sebagai penutup, marilah seluruh elemen bangsa tak terkecuali Santri-Pesantren di seluruh Indonesia. Bersama menata komitmen untuk Ijtima’ wa at-Ta’aruf (berkumpul dan saling memahami) agar terbangun al-Ittihad wa at-Ta’aluf (persatuan dan kesatuan/kompak) menuju pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia tanah air yang kita cintai dan banggakan.
Bangunlah wahai Santri-Pesantren Indonesia (lir ilir lir ilir). Pembangunan yang telah dimulai para pendahulu kita (tandhure) telah terlihat mulai bersemi (wus sumilir). Menunggu dan memanggil kita seluruh bangsa Indonesia untuk menyambutnya bersama-sama (tak ijo royo royo), untuk memanennya dan memanfaatkannya dengan baik agar mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia dan jangan lupa meninggalkan “tanaman/tandhuran” baru untuk diolah generasi yang akan datang (tak sengguh temanten anyar).
Saling bahu membahu antar seluruh unsur pembangunan bangsa Indonesia. Para pemimpin pemerintahan, pemimpin umat serta para wakil masyarakat, tuntunlah seluruh masyarakat bangsa Indonesia (cah angon cah angon), menggapai kesejahteraan (penekno blimbing kuwi) meski berat terasa dan penuh dengan tantangan, tetap harus digapai (lunyu lunyu penekno)
Closing Statement
Links outside Open Library
Community Reviews (1)
History
- Created January 2, 2022
- 6 revisions
Wikipedia citation
×CloseCopy and paste this code into your Wikipedia page. Need help?
| February 16, 2023 | Edited by ISBNbot2 | normalize ISBN |
| July 29, 2022 | Edited by ariefalbani | Edited without comment. |
| January 2, 2022 | Edited by ariefalbani | Added new cover |
| January 2, 2022 | Edited by ariefalbani | useful |
| January 2, 2022 | Created by ariefalbani | Added new book. |

